Nabi (shallallahu 'alaihi wa sallam) bersabda: "Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Tuhannya dan yang tidak berdzikir adalah seperti orang yang hidup dan yang mati." (Sahih Bukhari 6407). Dzikir adalah denyut jantung kehidupan yang beriman — kecil, bisa diulang, hanya butuh beberapa menit.
فَٱذْكُرُونِىٓ أَذْكُرْكُمْ
Maka ingatlah Aku, niscaya Aku akan mengingatmu.
Quran, Al-Baqarah 2:152 (partial)
Kapan Dibaca
- Dzikir pagi — antara Subuh dan terbitnya matahari. Kalau terlewat, bacalah sebelum Zuhur.
- Dzikir petang — antara Ashar dan Maghrib. Kalau terlewat, bacalah sebelum tengah malam.
Satu paket lengkap memakan sekitar sepuluh sampai lima belas menit kalau dibaca semuanya. Paket pendek (inti yang paling sahih) hanya tiga sampai lima menit.
Tiga Dzikir Inti
Nabi (shallallahu 'alaihi wa sallam) bersabda: "Barang siapa membacanya tiga kali di pagi hari dan tiga kali di petang hari, tidak akan ada yang mencelakakannya." Tiga lafal perlindungan singkat:
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلَّذِى لَا يَضُرُّ مَعَ ٱسْمِهِ شَىْءٌ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَا فِى ٱلسَّمَآءِ، وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ
Bismi'llāhi'lladhī lā yaḍurru maʿa'smihi shayʾun fi'l-arḍi wa lā fi's-samāʾ, wa huwa's-Samīʿu'l-ʿAlīm
Dengan nama Allah, yang dengan nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi atau di langit yang dapat memberi mudarat, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Sunan Abi Dawud 5088, Sunan at-Tirmidhi 3388 (sahih).
Sayyidul Istighfar — Lafal Utama Memohon Ampunan
Nabi (shallallahu 'alaihi wa sallam) bersabda: "Barang siapa membacanya di siang hari dengan keyakinan, lalu meninggal pada hari itu sebelum petang, ia termasuk ahli surga. Dan barang siapa membacanya di malam hari dengan keyakinan, lalu meninggal sebelum pagi, ia termasuk ahli surga." (Sahih Bukhari 6306).
ٱللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّى لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِى وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَىٰ عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا ٱسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَىَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِى، فَٱغْفِرْ لِى فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ ٱلذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Allāhumma anta rabbī, lā ilāha illā ant, khalaqtanī wa anā ʿabduk, wa anā ʿalā ʿahdika wa waʿdika ma'staṭaʿt, aʿūdhu bika min sharri mā ṣanaʿt, abūʾu laka bi-niʿmatika ʿalayy, wa abūʾu bi-dhanbī, fa-ghfir lī fa-innahu lā yaghfiru'dh-dhunūba illā ant
Ya Allah, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku hamba-Mu, dan aku menetapi janji dan perjanjian-Mu sekuat kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku perbuat. Aku mengakui di hadapan-Mu nikmat-Mu kepadaku, dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, sebab tidak ada yang mengampuni dosa selain Engkau.
Sahih Bukhari 6306.
Tasbih Fatimah
Nabi (shallallahu 'alaihi wa sallam) mengajarkan putrinya Fatimah (radhiyallahu 'anha) untuk membaca, setelah setiap shalat dan menjelang tidur, tiga lafal ini:
- Subhanallah — Maha Suci Allah — 33 kali
- Alhamdulillah — Segala puji bagi Allah — 33 kali
- Allahu Akbar — Allah Maha Besar — 34 kali
(Sahih Bukhari 5362.) Banyak Muslim memakai tasbih (untaian biji) atau penghitung digital untuk melacaknya. AskSakina punya alat tasbih bawaan.
Doa Pagi untuk Keselamatan
ٱللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوتُ، وَإِلَيْكَ ٱلنُّشُورُ
Allāhumma bika aṣbaḥnā, wa bika amsaynā, wa bika naḥyā, wa bika namūtu, wa ilayka'n-nushūr
Ya Allah, dengan-Mu kami memasuki pagi, dengan-Mu kami memasuki petang, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati, dan kepada-Mulah tempat kembali.
Sunan at-Tirmidhi 3391 (sahih).
(Di petang hari urutannya dibalik: "amsaynā" lebih dulu.)
Catatan Praktis
- Dzikir tidak mensyaratkan wudhu — kamu bisa membacanya saat di perjalanan, memasak, berjalan.
- Hitungan (3, 7, 33, 100) bagian dari Sunnah, tetapi meleset hitungan tidak membatalkan amalan. Yang dihitung adalah keikhlasan.
- Jangan paksakan menghafal semuanya dalam seminggu. Pilih satu atau dua dzikir yang terasa dekat dan jadikan tak putus. Tambahkan lainnya seiring waktu.
- Membaca terjemahan sambil belajar lafal Arabnya itu sah dan tetap berpahala.
Dzikir bukan mantra ajaib. Ia adalah percakapan. Lima menit dzikir yang konsisten saja sudah mengubah tekstur sebuah hari.
Alat sentuh-untuk-hitung dengan paket dzikir pagi lengkap.
Alat sentuh-untuk-hitung dengan paket dzikir petang lengkap.
Untuk tasbih Fatimah dan dzikir berhitung lainnya.